Selamat datang di Blog ini

Menebar Dakwah Salafiyyah, Ahlus Sunnah wal Jamma'ah
Tampilkan postingan dengan label Firqah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Firqah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2013

Keputusan MUI Jember: Habib Ali Bin Umar Al-Habsyi Terbukti Menyebarkan Syiah

Pak Menteri Agama, Umat Islam jangan dtipu terus ya…


Hasil Penelitian MUI atas Pemikiran Habib Ali Al-Habsyi di Jember:
  • Akhirnya, pihak MUI Jember setelah melakukan kajian dokumen dan kajian lapangan menetapkan bahwa Habib Ali bin Umar Al-Habsyi terbukti menyebarkan paham dan ajaran syiah.
  • Hal ini terletak pada pandangannya yang miring dan selalu menyudutkan para sahabat yang notabene tidak mungkin dilakukan oleh ahlu sunnah.
  •  Diantara pemikiran Habib Ali bin Umar Al Habsyi Pimpinan Ponpes Darus Sholihin Puger Jember yang dianggap menyimpang oleh MUI Kabupaten Jember adalah:   Teguran Allah kepada Nabi Saw melalui ayat Alquran pada Surat Al-Maidah ayat 67 dianggap berkaitan dengan pengangkatan Ali sebagai pengganti Rasul Saw yang disembunyikan oleh Rasul Saw karena takut pada Abu Bakar dan Umar ra.
(Ayat yang dimaksud adalah ini):
يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ وَاللَّهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ إِنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ (٦٧)
 Hai rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia[430]. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (QS Al-Maaidah: 67)
Inilah beritanya.

Jumat, 30 Agustus 2013

Iran, negeri Syiah yang mesra dengan Yahudi, kejam terhadap Muslim

  • Menurut situs Iran Jewish, situsnya komunitas Yahudi Iran, saat ini ada sekitar 25.000 hingga 30.000 Yahudi di Iran, terbanyak di ibukota Teheran, yakni berjumlah 15.000 orang.
  • Sebagian lainnya tinggal di Shiraz, Isfahan, Kermanshah, Yazd, Kerman, Rafsanjan, Borujerd, Sanandaj dan Oromieh
  • Di negara ini ada sedikitnya 100 sinagog, sekitar 26 di antaranya ada di Teheran. Mereka bebas beribadah di dalamnya. Selain sinagog, umat Yahudi di Iran juga boleh mendirikan sekolah, pusat budaya, perkumpulan pelajar dan mahasiswa, perpustakaan, dan balairung perkumpulan. Mereka juga kerap menerbitkan buletin secara berkala.
  • Sebaliknya,  betapa kaum Muslimin mendapatkan penyiksaan dan sulit sekali mendapatkan masjid kaum Muslimin Sunni.
  • “Apakah ada ibukota di dunia ini yang berdiri tanpa sebuah masjid Sunni, kecuali Teheran ibukota Syiah Iran yang memiliki empat puluh gereja-gereja Kristen dan sebuah pemakaman untuk Baha’i, demikian tulis Syekh Abdurrahman al-Baluchy, Ketua Asosiasi Ahlussunnah Iran.
  • “No sunnah masjids in Iran”. Itulah kampanye salah seorang ulama Ahlusunnah Iran di situs komunitas Muslim Iran Sunni Online.
  • DR. Ali Mozafarian, seorang pemimpin sunni dan seorang pakar bedah ternama harus menjalani penyiksaan hingga membuatnya dihukum mati pada tahun 1992. Dia harus meregang nyawa karena dituduh memiliki hubungan dengan pergerakan wahabi. Dua tahun sebelumnya, rezim syiah juga menghukum mati Syekh Abdel Wahab Khafi dari Khurasan dengan tuduhan sama.

Nasib Ahlussunnah di Iran: Masjid dihancurkan, Ulama dibunuh

KENDAL - Syiah dan Ahlussunah bersaudara, karena Syiah toleran terhadap Ahlussunah. Syiah dan Sunni jangan mau dipecah belah. Itulah kalimat-kalimat dari kalangan Syiah yang dihembuskan agar eksistensi Syiah diakui di negara-negara muslim. Padahal penderitaan Ahlussunah di Iran sendiri sangat memperihatinkan.
“Masjid Ahlussunah dihancurkan, para ulamanya ditangkap. Itu fakta,” kata Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi dalam bedah buku Zionis dan Syiah Bersatu Hantam Islam di Ponpes Muhammadiyah Darul Arqom Kendal, beberapa waktu lalu.
Selama ini pemerintah Iran membatasi kegiatan beribadah kelompok Ahlussunah. Mereka mengawasi pergerakan ulama dan tokoh agar tidak menyebarkan ajaran Islam yang sesungguhnya.
Syekh Ahmed Mufti Zadeh dan Syekh Ali Dahwary adalah dua tokoh dan ulama Ahlussunah yang harus merasakan penderitaan yang dilakukan Syiah Iran. Mereka dipenjara selama bertahun-tahun hingga harus meregang nyawa karena dibunuh oleh rezim Ayatollah Khomeini.

Kamis, 25 Juli 2013

Kisah Hizbullah (3)

Dalam dua artikel sebelumnya, kita telah membahas sejarah berdirinya Hizbullah sekaligus pendirinya. Kita juga membahas tentang hubungan Hizbullah-Iran dan Hizbullah-Suriah, serta megaproyek mereka untuk mendirikan Negara Syi’ah Raya di Lebanon. Pembahasan kita berakhir pada meletusnya perang Lebanon tahun 2006 di mana Zionis Israel gagal menghancurkan kekuatan Hizbullah, dan gagal membidik pemimpinnya. Hal ini mengakibatkan kegembiraan luar biasa di dunia Islam, dan kebanggaan besar bagi pemuda-pemuda Islam. Lebih-lebih mengingat mereka belum pernah menyaksikan kemenangan hakiki melawan Yahudi dalam suatu peperangan sejak tahun 1973, alias sejak lebih dari 30 tahun! Orang-orang pun saling memberikan selamat kepada Hizbullah dan pemimpinnya, Hasan Nasrallah. Bahkan sebagian mengira bahwa Hasan Nasrallah adalah pemimpin gerakan seluruh umat Islam. Mereka seakan lupa akan background-nya yang Syi’ah Itsna Asyariah itu; yang konsekuensinya ialah permusuhan abadi terhadap Ahlussunnah, baik ia nampakkan hal tersebut ataupun ia sembunyikan.
Hizbullah dan Kudeta Pemerintahan
Hizbullah keluar dari perang Lebanon 2006 dengan harapan bisa memanfaatkan momentum besar tersebut. Ia segera memutuskan untuk mengkudeta pemerintah Lebanon yang tidak lain adalah sekutunya. Pada tanggal 30 Desember 2006, Hizbullah menggalang aksi duduk besar-besaran di sekitar istana pemerintahan. Mereka mendirikan lebih dari 600 tenda agar mosi duduk tersebut bertahan lebih lama. Mereka menuntut agar PM Sunni Fuad Seniora mengundurkan diri, padahal menurut undang-undang Lebanon, penggantinya juga harus Sunni; akan tetapi keinginan Hizbullah tadi menandakan bahwa mereka mampu merubah-rubah keadaan semau mereka, dan siapa saja yang akan menggantikan PM harus ‘manut’ kepada seluruh instruksi ‘pemimpin masa depan’ Lebanon, yang dilambangkan oleh Hasan Nasrallah. Akan tetapi pemerintah tidak menggubris ‘instruksi’ Hasan Nasrallah tersebut, hingga aksi berkemah tadi berlangsung hingga 18 bulan berturut-turut!

Kisah Hizbullah (2)

By: Dr. Ragheb Sirjani
Banyak dari kaum muslimin yang memberi peluang kepada perasaan (baca: simpati) mereka untuk menghukumi berbagai perkara, tokoh, organisasi, dan negara. Mereka tidak meneliti apa yang ada di balik itu semua, tidak membaca apa yang tertulis dalam buku-buku, dan tidak menelusuri asal-usulnya. Hal ini menjerumuskan mereka dalam berbagai kekeliruan dan salah persepsi yang berakibat fatal, yang baru disadari setelah musibah dan bencana yang diakibatkannya terjadi… dan ketika itu, penyesalan mungkin tiada berguna lagi.
Benang merah panjang yang mengawali lahirnya Hizbullah Syi’ah telah dibahas dalam ‘Kisah Hizbullah bag. 1′. Di sana telah kami paparkan tentang Lebanon, dan kali ini akan kami lanjutkan. Saya (penulis) percaya bahwa saya sedang menelusuri jalan penuh duri. Usaha saya untuk memberikan gambaran yang benar bagi kaum muslimin ini, pasti menghadapkan saya kepada gelombang penolakan dan kritikan dari kaum muslimin yang bersimpati kepada tokoh mana saja yang dianggap sukses di masa-masa yang sensitif dalam tarikh umat ini; meskipun tokoh tersebut adalah pengikut Syi’ah yang bobrok, yang meyakini kebebasan berpendapat dalam mengritik, mencela, menentang dan bahkan menjatuhkan para sahabat yang mulia.

KISAH HIZBULLAH (1)

By: Dr. Ragheb As Sirjani
Di antara sepak terjang yang paling mengagumkan bagi mayoritas kaum muslimin, khususnya beberapa tahun belakangan ini adalah sepak terjang Hizbullah dan pemimpinnya: Hasan Nasrallah. Hasan Nasrallah bahkan dijuluki oleh majalah Newsweek Amerika Serikat sebagai tokoh yang paling kharismatik di dunia Islam, plus yang paling berpengaruh bagi mayoritas kaum muslimin.
Pun demikian, ulama dan cendekiawan muslim memiliki pendapat yang bermacam-macam dan bertolak belakang dalam menilai Hizbullah dan Hasan Nasrallah sebagai pemimpinnya. Di antara mereka ada yang membelanya mati-matian hingga menjuluki Nasrallah sebagai Khalifah kaum muslimin. Tapi ada pula yang menyerangnya habis-habisan hingga mengeluarkan Hizbullah dari Islam secara keseluruhan, dan masih puluhan pendapat lagi yang berkisar di antara dua penilaian tadi.
Lantas di manakah kebenaran yang sesungguhnya dalam masalah ini? Bolehkah kita berbangga dengan sepak terjang Hizbullah selama ini? Pantaskah kita menganggapnya sebagai lambang kebanggaan, ataukah kita harus peringatkan orang-orang akan bahayanya? Dan bolehkan kita mengikuti gerakan ‘bungkam mulut’ yang dianjurkan oleh banyak kaum muslimin, dengan mengatakan: “Apa perlunya mengungkit-ungkit masalah ini sekarang?”, ataukah ‘bungkam mulut’ tadi ada artinya, mengingat peristiwa yang terus berlanjut dan masalah-masalah yang makin ruwet… dan Anda tahu bahwa orang yang mengacuhkan kebenaran seperti syaithan yang tuli?!

Kamis, 18 Juli 2013

Tanya Jawab: Berkenalan dengan Doktor Taqiyuddin An-Nabhani

Dijawab oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib
Pertanyaan:
Saya pernah membaca dari salah satu referensi bahwasanya mendirikan Khilafah Islamiyah merupakan salah satu perkara yang di wajibkan oleh syari’ah? apa benar demikian? sehingga semua upaya pergerakan dakwah di lakukan dalam rangka untuk penegakkan khilafah Islamiyah? Juga saya minta pandangan dan pendapat Ustadz tentang tokoh yang bernama Taqiyudin An-Nabhani? Apakah beliau termasuk dari jajaran Ulama Ahli hadits?
Ahmad Bin Muhammad
Jawaban:
Doktor Taqiyudin An-Nabhani bukanlah termasuk dari jajaran Ulama Ahlul Hadits. Dia seorang mu’tazili yang sangat ekstrim berpegang teguh dengan pola pikir pemahaman mu’tazilah. Sedangkan pemikiran mu’tazilah itu mempunyai prinsip-prinsip yang sesat dalam pancasila pemikirannya. Pancasila mu’tazilah itu adalah:
Sila pertama, Ketauhidan. Yang dimaksud dengan ketauhidan ini adalah sikap mereka yang menolak beriman kepada adanya sifat-sifat Allah. Padahal di dalam Al Qur’an dan Al Hadits telah di beritakan sifat-sifat kemuliaan yang maha sempurna bagi Allah.

Syaikh Osama bin Laden Rahimahullah di Mata Ulama Ahlus Sunnah

Berikut ini kami hadirkan pandangan para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah, & Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah) terhadapSyaikh Usamah bin Laden rahimahullah(pimpinan jaringan Al-Qaeda). Semoga bermanfaat.
Perkataan Syaikh Bin Baz tentang Usamah bin Laden
Benarlah ucapan Syaikh Ibnu Baz rahimahullah tentang dia:
“Usamah bin Laden termasuk orang-orang(mufsidin) yang membuat kerusakan di muka bumi. Dia memilih jalan-jalan kejelekan yang merusak dan tidak mau taat kepada ulil amri (pemerintah dan ulama).” (Surat Kabar Al-Muslimun 9-05-1417 H)
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah telah memperingatkan dari Usamah bin Laden dalam banyak kesempatan, di antaranya:
“Adapun yang sekarang dilakukan Muhammad Al-Mis’ari, Sa’ad Al-Faqih dan yang semisalnya dari para penyebar dakwah-dakwah perusak yang sesat, maka ini tidak diragukan lagi merupakan kejelekan yang besar. Mereka ini menyeru kepada kejelekan yang besar dan kerusakan yang besar. Wajib berhati-hati dari selebaran mereka, wajib memusnahkannya dan tidak bekerja sama bersama mereka dalam perkara apapun yang mengajak kepada kerusakan, kejelekan, kebathilan dan fitnah. Karena Allah memerintahkan untuk ta’awwun (bekerja sama) dalam kebaikan dan melarang dalam kerusakan, kejelekan, penyebaran kedustaan dan penyebaran seruan-seruan bathil yang menyebabkan perpecahan, terganggunya stabilitas keamanan, serta yang lainnya.

Senin, 15 Juli 2013

Oleh: Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
http://moslemsunnah.files.wordpress.com/2011/04/bendera-nii.jpg?w=250&h=187N.I.I adalah ahlul bid’ah dari firqah yang sesat dan menyesatkan. Mereka ini telah pecah menjadi berfirqah-firqah, salah satunya adalah Pesantren Al-Zaytunyang ada di Indramayu yang di ketuai oleh Abu Toto.
Di antara bid’ah-bid’ah N.I.I ialah:
1. Aqidah mereka yang sagat rusak sekali, sebagaimana di jelaskan oleh saudara kami Ustadz Suroso Abdussalam seorang mantan tokoh N.I.I di kitabnya ” N.I.I Dalam Timbangan Aqidah “.(1)
2. Kejahilan mereka dalam memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah.
3. Tidak adanya ilmu diantara mereka, kecuali kebodohan yang telah ada di antara mereka yang diawali oleh pendirinya dan seterusnya hari ini terhadap ilmu agama. Oleh karena itu -dengan izin Allah- tidak sedikit di antara  mereka yang keluar dari firqah sesat ini dan kembali kedalam ajaran Islam  yang shahih yang di bawa oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam menurut pemahaman para Shahabat.
4. Mereka mendirikan khilafah palsu dan mewajibkan kaum muslimin membai’at khalifah dan imamnya.

Rabu, 10 Juli 2013

Aksi Aliran Sesat LDII yang Menodai Kesucian Masjid, Kini Hadapi Dilema

  • Bukti yang dimiliki FRIH (Forum Ruju’ ilal Haq, wadah para mantan aliran sesat LDII), ada seorang bernama Abdul Aziz Sultan Aulia yang disebut sebagai amir jamaah yang menaungi LDII. Dalam dokumen itu, Abdullah Syam (ketua umum LDII) dan Achmad Kuntjoro (seorang petinggi pula di LDII) menyebut Abdul Aziz Sultan Aulia sebagai imam jamaah LDII yang wajib dibaiat sebagai syarat sah keislaman seseorang dan sebagai satu-satunya jalan untuk masuk surga.
  • Prof. KH. Didin Hafidhuddin, tokoh Islam Bogor yang juga mantan rektor UIKA mengutuk aksi anarkis massa LDII yang menodai kesucian masjid dan memukuli sejumlah mahasiswa UIKA yang menjadi panitia kajian ilmiah di masjid kampus Universitas Ibnu Khaldun (UIKA), Bogor (15 Juni 2013).
  • “Tindakan anarkis penyerangan massa LDII kepada civitas akademika UIKA adalah salah satu bukti otentik kesesatan akidah dan paradigma mereka,” kata Rektor UIKA, Ending Bahruddin yang membacakan pernyataan sikap ulama dan umat Islam Bogor di kantor MUI Pusat 25 Juni 2013.
  • Tiga orang jamaah dan pengurus LDII Kota Bogor, Ali Akbar Hutzi, Wilnan Fatahillah, dan Iskandar (Ketua PC LDII Tanah Sareal, Bogor) dilaporkan ke Polres Kota Bogor. 
  • “Kita laporkan ke polisi atas tindakan penganiayaan, pengeroyokan, dan perusakan fasilitas umum, serta penodaan agama,” kata Achmad Iman, Ketua Forum Komunikasi Umat Islam (Forkami) Bogor yang mendampingi para mahasiswa korban serangan LDII ke Polresta Bogor, 17 Juni 2013.
  • Pihak Rektorat UIKA, IMM, dan DKM Masjid Al-Hijri II UIKA telah melaporkan pihak LDII Kota Bogor ke Polresta Bogor dengan sejumlah alat bukti seperti hasil visum sejumlah panitia kajian, sejumlah SMS ancaman dari Ketua PC LDII Tanah Sareal, dan rekaman video.

Senin, 08 Juli 2013

Hasan Syahatah Jadi Korban Mubahalah dan Membuktikan Kebatilan Syiah!!!!


 hasan
Hasan Syahatah bukan mati begitu saja melainkan, mati setelah melakukan serangkaian kejahatan mencaci dan melaknat ahli surga kemudian melakukan mubahalah dengan saudara Abu Misyari dari Saudi:
Akh Abu Misyari berkata: bahwa ‘Aisyah adalah ummul muminin, Allah telah meridhainya, bukan wanita jahat, fajir dan fasik, dan demi Allah engkau wahai HasanSyahatah adalah fajir, fasik, munafik, Allah melaknatku jika aku dusta”
Sementara Hasan Syahatah bersumpah begini: aku keluar dari daya dan kekuatan Allah , dan aku masuk kepada daya dan kekuatanku, demi Allah bahwa ‘Aisyah istri Nabi saw adalah wanita yang fasik, mujrim (jahat), maksiat kepada Allah dan Rasul-nya, menyakiti ahlulbait, membunuh kaum muslimin secara zhalim, maka dia dilaknat di dunia dan akhirat, dan saya dilaknat jika saya berdusta.”
Lalu apa hasilnya para pengunjung? Hasan Syahatat dilaknat oleh Allah maka terbuktilah kesesatan syiah!!!!
Berikut ini video mubahalah yang dikomentari oleh syaikh muhammad shalih Munajjid
Dari muslim in suffer , kam,4 jul2013 pada 13:33

Nah, Said Aqil Siradj tertangkap basah kerjasama dengan Syiah

Maunya mengelak, namun karena tertangkap basah kerjasama dengan syiah, ya sudah.
Inilah berita tentang ketidak jujuran Said Aqil Siradj yang ke sekian kalinya.
***
Dewan Syariah PBNU Batalkan Kerjasama dengan Iran
Sabtu, 11 Februari 2012
Hidayatullah.com–Dewan Syuriah PBNU dikabarkan telah membatalkan kerjasama dengan Iran. Kabar ini disampaikan HM. Cholil Nafis, Wakil Ketua Bahtsul Masail PBNU kepadawww.hidayatullah.com, (11/02/2012), Sabtu pagi.
Menurut Cholil Nafis, diam-diam, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas al-Mustafa al-’Alamiyah, Qom, Iran.  Dokumen kerjasama di bidang pendidikan, riset dan kebudayaan itu dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan Dewan Syuriah PBNU. Dokumen tertanggal 27 Oktober 2011 itu dibuat dalam dua bahasa, Persia dan Indonesia.
“Said Aqil menandatangani MoU itu bersama Muhammad Zain (Ketua Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz PBNU) dan Ahmad Mubarok dari Partai Demokrat,” kata Cholil.

Selasa, 02 Juli 2013

Syi’ah Diganyang Nahdliyin, Keluar Sesumbar Syi’ah, dan Salafy-Wahaby Disalahkan

  • Kasus Sampang (Agustus 2012 dan Desember 2011) menjadi ajang pembuktian, bahwa NU itu bukan syi’ah, meski ‘hanya’ secara kultural. Namun, para pengasong syi’ah seperti Azra tetap memaksakan bahwa NU itu syi’ah kultural. Itu bukan sekedar memaksakan opini tetapi sudah menjurus kepada pembodohan.
  • Lha kalau sosok yang digadang-gadang sebagai cendekiawan Islam saja tidak jujur dan manipulatif, namun begitu digemari media massa untuk dijadikan narasumber, bagaimana kita bisa menyelesaikan konflik?
  • Para pengasong syi’ah, termasuk yang menjadi narasumber utama Rasil AM720 (Radio Silaturahim di Cibubur Jakarta Timur) selalu mencitrakan bahwa syi’ah itu sekte yang damai, sejuk, dan ilmiah. Kenyataannya tidaklah demikian. Lihat saja kasus peledakan 1984. Bahkan bisa dikatakan tokoh syi’ah menjadi promotor legendaris serangkaian kasus peledakan di Indonesia, yang kemudian diikuti secara ‘bodoh’ oleh mereka yang lain.
  •  Bukti lain adalah pernyataan Jalaluddin Rakhmat, tokoh syi’ah militan yang menjabat sebagai Ketua Dewan Syura IJABI (Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia): “…mengorbankan darah dan mengalirkannya bersama darah Imam Husein adalah satu mimpi yang diinginkan oleh orang Syiah…”

Rabu, 26 Juni 2013

Syiah itu dipelihara Amerika dan antek-anteknya

  •  ada sebuah ormas Islam sangat antipati kepada Ahmadiyah dan Liberal, tetapi bersikap “main mata” kepada Syiah…
  • [Kalau ada ketua ormas Islam tertentu yang ragu dengan kekufuran akidah Syiah ini, saya ajak beliau untuk berdebat terbuka, bi idznillahil 'Azhim].
  • Banyak data-data bisa disampaikan, bahwa Syiah Rafidhah memang dipelihara oleh kepentingan imperialis Amerika (atau secara umum imperialis Barat). Soal di atas permukaan ada retorika-retorika anti Amerika dari kalangan Syiah, itu hanya kamuflase saja…
  • Sebagaimana Barat membutuhkan paham Liberal untuk merusak ajaran Islam, mereka juga merasa sangat diuntungkan dengan eksistensi paham Syiah.
  • Tidak berbeda sama sekali antara seorang Muslim yang masuk Kristen, Hindu, Budha, dengan orang yang masuk Syiah Rafidhah (Imamiyah) ini.

Rabu, 19 Juni 2013

Cara Republika memojokkan da’i Sunni merujuk berita abal-abal dari Iran dan komentar miring orang tak dikenal

Inilah buktinya,  berita berikut ini, dan di bagian bawah kutipan untuk membuktikan kecenderungan Republika ke Syiah.
***

Setelah Menyeru Jihad di Suriah, Mufti Saudi Ini Tamasya ke London?

Selasa, 18 Juni 2013, 04:59 WIB
IRIB/IRNA
muhammad al-arifi01
Pria yang diduga Muhammad Al-Arifi, mufti Saudi, di London, Inggris
A+ | Reset A-
REPUBLIKA.CO.ID, Terpublikasikannya foto tamasya Muhammad Al-Arifi, mufti Saudi di London, dua hari setelah khutbah berapi-apinya menyeru para pemuda untuk berjihad di Suriah, menuai banyak reaksi.
Alalam melaporkan seperti dilansir kantor berita IRNA, dalam foto yang menyebar di jejaring sosial itu, Muhammad Al-Arifi sedang check-in di salah satu hotel di London dengan tas-tas kopernya.
Perjalanan Al-Arifi ke London itu dilakukan setelah Jumat lalu (14/6) dalam khutbah Jumatnya di Kairo, Mesir, dia menyeru para pemuda untuk “berjihad” di Suriah.
Banyak komentar menanggapi foto tersebut dan salah seorang di antaranya  menyatakan, “Dia jangan diusik karena kemungkinan dia sedang menyeru orang-orang Inggris untuk berjihad di Suriah.”
Seorang lainnya menyatakan, “Untuk berjihad perlu seruan dan dia telah mengambil upah seruan tersebut untuk bertamasya di London! Namun mungkin dia ke London berniat membeli perdamaian untuk para mujahidin!”

Selasa, 18 Juni 2013

Pernyataan Sikap Umat Islam Bogor atas Serangan Islam jamaah-LDII

Bahwasanya atas tindakan anarkisme pada hari Sabtu, 15 juni 2013 pukul 09.00 WIB di dalam Masjid Kampus UIKA Jl. K.H Soleh Iskandar Bogor oleh jamaah LDII, umat Islam menyatakan;
  1. Mengutuk keras sikap arogansi ormas LDII yang menteror penitia pelaksana kegiatan kajian ilmiah dan membuat insiden huru hara dalam acara seminar yang diadakan oleh mahasiswa UIKA (pesantren Ulil Albab)
  2. Mengutuk keras perilaku anarkis kelompok massa LDII, atas penghentian acara secara paksa, penyerangan, pemukulan terhadap panitia dan pengrusakan fasilitas yang ada di dalam masjid kampus UIKA Bogor

Selasa, 12 Februari 2013

Facebooker Syiah Menuduh Rasulullah Berzina!!!



Seorang akun Facebooker Syiah yang bernama Haydar Ali berkata, "Seorang anak dari pernikahan Mut'ah itu masih 'lebih baik' dari pada ibrahim, Putra Rasulillah saww, anak diluar nikah"


Screenshot Perkataan Mulut-Mulut Keji Facebooker Syiah



Berikut ini adalah Screen-shoot dari Al-Akh 'Ali Alaydruz As-Sakran -Hafizhahullah- dan juga dari Saudara-Saudaraku yang lain (Kaum Muslimin Ahlus Sunnah) yang tidak kusebutkan satu-persatu namun tidak mengurangi rasa hormat dan cintaku kepada kalian karena Allah Ta'ala, yang screen-shoot ini saya ambil dari salah satu grup yang Al-Akh Ali Alaydruz As-Sakran sebagai Adminnya. Semoga Allah membalas kebaikan antum dan menjadikannya manfa'at hingga orang-orang yang tertipu oleh Syi'ah terbuka lebar-lebar matanya.

WAHAI KAUM MUSLIMIN
INILAH FAKTA SYIAH SESUNGGUHNYA!!!!

Kamis, 07 Februari 2013

.:::15 CIRI-CIRI SYIAH:::.


PENGANUT Syiah—di negara seperti Indonesia—selalu bersembunyi dalam segala hal, terutama mereka mengklaim bahwa Syiah merupakan bagian madzhab dalam Islam. Padahal sebenarnya tidak. Dalam istilah Syiah, hal itu disebut “Taqiyah”. Namun sebenarnya ada beberapa yang bisa kita perhatikan dari penganut Syiah dari 15 ciri-cirinya berikut ini:

1) Mengenakan songkok hitam dengan bentuk tertentu. Tidak seperti songkok yang dikenal umumnya masyarakat Indonesia, songkok mereka seperti songkok orang arab hanya saja warnanya hitam.

2) Tidak shalat Jum’at. Meskipun shalat Jumat bersama jamaah, tetapi dia langsung berdiri setelah imam mengucapkan salam. Orang-orang akan mengira dia mengerjakan shalat sunnah, padahal dia menyempurnakan shalat Zhuhur empat raka’at, karena pengikut Syiah tidak meyakini keabsahan shalat Jum’at kecuali bersama Imam yang ma’shum atau wakilnya.

Selasa, 05 Februari 2013

Kiyai NU Membantah Hujatan Keji Said Aqiel Siradj terhadap Para Sahabat Nabi


عن جابر بن عبد الله رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: لاَ غِيْبَةَ لِفَاسِقٍ
“Tidaklah dilarang menggunjing orang fasiq” (HR Turmudzi).
عن أنس بن مالك رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إِذَا مُدِحَ اْلفَاسِقُ غَضِِبَ الرَّبُّ
“Apabila orang fasiq telah disanjung-sanjung, maka Allah SWT akan murka” (HR Baihaqi).

PENGANTAR PENERBIT

الحَمدُ لله ربِّ العاَلمين، والصَّلاةُ والسَّلامُ على أشْرفِ الأنبيَاءِ والمرُسَلين، سيّدِنا ومَولانا محمَّدٍ وعلى آلهِ وصَحْبهِ أجمَعين. أما بعد:


Buku yang kami terbitkan ini adalah kumpulan dari dua makalah KH. Abdul Hamid Baidlowi yang disampaikan pada acara pertemuan Ulama dan Habaib di Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah Jakarta pada tanggal 14 Rojab 1416 H/ 7 Desember 1995 M. yang berjudul: “Kritik Terhadap Gus Dur dan Sa’id Aqil” dan makalah beliau yang berjudul: “Menyiasati Bahaya Syi’ah di Kalangan Nahdlatul Ulama di penghujung Abad Ini” yang disampaikan pada acara sarasehan IPNU-IPPNU cabang Jombang pada tanggal 1 Shafar 1417 H/ 17 Juni 1996 M.
Makalah tersebut hadir disaat umat Islam mulai resah atas bahaya pemikiran Gus-Dur yang pada saat itu berkapasitas sebagai Ketua Umum organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan membongkar kerancauan ideologi Syi’ah Rafidloh yang dipasarkan lewat pemikiran Said Aqil Siradj yang pada saat itu menjabat Katib Am Nahdlatul Ulama. Mereka mencoba menyesatkan umat Islam dari ajaran yang benar, ajaran yang bertentangan dengan nash-nash al-Quran, Sunnah Rasul dan ajaran-ajaran Salafussholih.