Selamat datang di Blog ini

Menebar Dakwah Salafiyyah, Ahlus Sunnah wal Jamma'ah

Senin, 08 Juli 2013

Hasan Syahatah Jadi Korban Mubahalah dan Membuktikan Kebatilan Syiah!!!!


 hasan
Hasan Syahatah bukan mati begitu saja melainkan, mati setelah melakukan serangkaian kejahatan mencaci dan melaknat ahli surga kemudian melakukan mubahalah dengan saudara Abu Misyari dari Saudi:
Akh Abu Misyari berkata: bahwa ‘Aisyah adalah ummul muminin, Allah telah meridhainya, bukan wanita jahat, fajir dan fasik, dan demi Allah engkau wahai HasanSyahatah adalah fajir, fasik, munafik, Allah melaknatku jika aku dusta”
Sementara Hasan Syahatah bersumpah begini: aku keluar dari daya dan kekuatan Allah , dan aku masuk kepada daya dan kekuatanku, demi Allah bahwa ‘Aisyah istri Nabi saw adalah wanita yang fasik, mujrim (jahat), maksiat kepada Allah dan Rasul-nya, menyakiti ahlulbait, membunuh kaum muslimin secara zhalim, maka dia dilaknat di dunia dan akhirat, dan saya dilaknat jika saya berdusta.”
Lalu apa hasilnya para pengunjung? Hasan Syahatat dilaknat oleh Allah maka terbuktilah kesesatan syiah!!!!
Berikut ini video mubahalah yang dikomentari oleh syaikh muhammad shalih Munajjid
Dari muslim in suffer , kam,4 jul2013 pada 13:33

Menjijikkan! Ternyata inilah manusia yang menghalalkan zina


Menjijikkan! Ternyata inilah manusia yang menghalalkan zina


Orang ini terang-terangan setuju banget kumpul kebo alias hidup bersama antara lelaki dan perempuan tanpa nikah yang sah, artinya bebas saja untuk berzina hingga diibaratkan kebo/ kerbau, binatang yang memang tidak punya malu.

Astaghfirullah…, Arswendo Cengengesan, Setuju Banget kumpul Kebo
Thamrin Amal Tamagola melecehkan Islam dalam hal malaikat?
  • Sangat memalukan! Arswendo dan Thamrin Amal Tamagola dengan gamblang menyetujui kumpul kebo alias hidup bersama laki perempuan tanpa nikah, yakni zina.
  • Thamrin Tamagola bahkan meledek hadits yang mengatakan, istri yang menolak hubungan intim dengan suami yang sah, maka akan dikutuk malaikat sampai pagi. “Malaikat kok bisa ngutuk, itu malaikatnya laki-laki atau perempuan?” ledeknya.
  • Ketika Musthofa mengatakan, Arswendo dan Thamrin Amal Tamagola adalah orang yang menyetujui kumpul kebo, lalu Arswendo malah membalas: “Saya bukan setuju kumpul kebo, tapi setuju banget, “ kata Arswendo cengengesan.

Nah, Said Aqil Siradj tertangkap basah kerjasama dengan Syiah

Maunya mengelak, namun karena tertangkap basah kerjasama dengan syiah, ya sudah.
Inilah berita tentang ketidak jujuran Said Aqil Siradj yang ke sekian kalinya.
***
Dewan Syariah PBNU Batalkan Kerjasama dengan Iran
Sabtu, 11 Februari 2012
Hidayatullah.com–Dewan Syuriah PBNU dikabarkan telah membatalkan kerjasama dengan Iran. Kabar ini disampaikan HM. Cholil Nafis, Wakil Ketua Bahtsul Masail PBNU kepadawww.hidayatullah.com, (11/02/2012), Sabtu pagi.
Menurut Cholil Nafis, diam-diam, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas al-Mustafa al-’Alamiyah, Qom, Iran.  Dokumen kerjasama di bidang pendidikan, riset dan kebudayaan itu dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan Dewan Syuriah PBNU. Dokumen tertanggal 27 Oktober 2011 itu dibuat dalam dua bahasa, Persia dan Indonesia.
“Said Aqil menandatangani MoU itu bersama Muhammad Zain (Ketua Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz PBNU) dan Ahmad Mubarok dari Partai Demokrat,” kata Cholil.

Selasa, 02 Juli 2013

Habibie, Ya Habibie… Waspadalah ya Habibie

Ketika lafal terorisme jadi bahan ‘dagangan’
  • Sejumlah kesalahan pernah dilakukan Habibie di antaranya memberi grasi tokoh aliran sesat  syiah yang divonis pengadilan seumur hidup karena kejahatannya. Itu akibat Habibie kurang waspada, namun tampaknya tidak menjadi pelajaran baginya bahwa dirinya telah dibohongi orang-orang, walau Habibie pernah menyatakan penyesalannya di antara rangkaian tindakannya setelah tahu bahwa itu salah.
  • Kini Habibie bicara tentang terorisme di seminar dengan sebutan seminar internasional di Cirebon.
  • Pada tanggal 16 Maret 2012 lalu, Habibie menjadi keynote speaker pada pembukaan seminar internasional bertema Peran Ulama Pesantren dalam Mengatasi Terorisme Global. Seminar tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Republik Federal Jerman.
  • Pesertanya, perwakilan PCNU se Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Sumatera Selatan.
  • Barangkali kegiatan tersebut merupakan satu-satunya seminar internasional yang pesertanya sebagian besar (atau hampir seluruhnya) orang NU doang. Masyarakat semula berfikir, seminar internasional yang digagas PBNU akan dihadiri oleh sejumlah peserta dari berbagai negara di dunia, minimal negara Islam. Ternyata, pesertanya dari Pimpinan Cabang NU doang.
  • Di Jakarta, kegiatan seperti itu biasanya dinamakan seminar sehari atauseminar saja tanpa embel-embel. Tapi ketika hal yang sama diselenggarakan di Cirebon, namanya menjadi seminar internasional. Padahal, narasumbernya juga sama: Nasir Abbas (mantan JI) dan Ansyaad Mbai (BNPT). Benar-benar lucu.
***

Syi’ah dan rangkaian kasus peledakan di Indonesia

MENJELANG AKHIR TAHUN 1984, masyarakat Indonesia sempat dikejutkan oleh kasus peledakan yang terjadi di gereja Katholik Sasana Budaya di jalan MGR Sugiyopranoto, Malang; serta peledakan di gedung Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) di jalan Arief Margono, Malang, Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Desember 1984 malam.
Belum sempat terungkap pelaku dan motif yang melatari peledakan di gereja Katholik Sasana Budaya dan gedung Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) itu, kurang dari sebulan kemudian, persisnya pada tanggal 21 Januari 1985 dini hari terjadi lagi ledakan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Kasus peledakan itu nyaris tak terungkap bahkan belum diketahui saling berkaitan. Masih misteri. Namun misteri itu tak berapa lama berlangsung. Ketika pada tanggal 16 Maret 1985 terjadi ledakan di Bus Pemudi Expres jurusan Denpasar. Tepatnya ketika posisi bus berada di desa Sumber Kencono, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Maka, kasus peledakan di Malang dan Candi Borobudur pun terkuak. Bahkan, rencana peledakan selanjutnya di Bali, juga terungkap.

Syi’ah Diganyang Nahdliyin, Keluar Sesumbar Syi’ah, dan Salafy-Wahaby Disalahkan

  • Kasus Sampang (Agustus 2012 dan Desember 2011) menjadi ajang pembuktian, bahwa NU itu bukan syi’ah, meski ‘hanya’ secara kultural. Namun, para pengasong syi’ah seperti Azra tetap memaksakan bahwa NU itu syi’ah kultural. Itu bukan sekedar memaksakan opini tetapi sudah menjurus kepada pembodohan.
  • Lha kalau sosok yang digadang-gadang sebagai cendekiawan Islam saja tidak jujur dan manipulatif, namun begitu digemari media massa untuk dijadikan narasumber, bagaimana kita bisa menyelesaikan konflik?
  • Para pengasong syi’ah, termasuk yang menjadi narasumber utama Rasil AM720 (Radio Silaturahim di Cibubur Jakarta Timur) selalu mencitrakan bahwa syi’ah itu sekte yang damai, sejuk, dan ilmiah. Kenyataannya tidaklah demikian. Lihat saja kasus peledakan 1984. Bahkan bisa dikatakan tokoh syi’ah menjadi promotor legendaris serangkaian kasus peledakan di Indonesia, yang kemudian diikuti secara ‘bodoh’ oleh mereka yang lain.
  •  Bukti lain adalah pernyataan Jalaluddin Rakhmat, tokoh syi’ah militan yang menjabat sebagai Ketua Dewan Syura IJABI (Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia): “…mengorbankan darah dan mengalirkannya bersama darah Imam Husein adalah satu mimpi yang diinginkan oleh orang Syiah…”

Kronologi Pembunuhan Tokoh Syi’ah Mesir


kronologi hassan
Hasan Syahatah, salah seorang gembong Syi’ah di Mesir dikabarkan tewas akibat amukan massa Muslim, di kampung Abu Muslim, distrik Abu Nimras, Mesir pada hari Ahad 23 Juni 2013.
Dari video yang beredar,, massa begitu marah dan dengan beringas menghajar Syahatah dan beberapa pengikutnya dari penganut Syi’ah. Jika dilihat sekejap, mungkin sebagian orang akan menuduh kaum muslim Mesir “beringas.” Namun, jika dilihat fakta dan kronologi kasus ini, maka kemarahan warga Muslim Mesir bisa dimaklumi.
Hasan Syahatah dulunya adalah seorang Muslim beragama lurus, bahkan dalam sebuah rekaman dia pernah mencela Syi’ah. Tetapi entah mengapa dia berbalik 180 derajat, menjadi Syi’ah lantas melaknat Ummahatul Mukminin dan mencaci 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga.
Video caci-maki Hasan Syahatah pada shahabat dan Ummul Mukminin bisa dilihat di  Youtubehttp://www.youtube.com/watch?v=hqgDhuIG2l4dan http://www.youtube.com/watch?v=rmJTo7RwVG0