Selamat datang di Blog ini

Menebar Dakwah Salafiyyah, Ahlus Sunnah wal Jamma'ah

Rabu, 04 Mei 2011

Gambaran Islam Di Sumatera Barat

Gambaran Islam Di Sumatera BaratSangatterkenal bahwa orang Minangkabau memiliki komitmen agama yang kuat. Sehingga,seorang yang berasal dari Sumbar tidak dikatakan sebagai orang minang kalautidak tahu mengaji, tidak tahu sholat. Namun apakah memang begini keadaannyasekarang? Apakah ritual ibadah yang dilakukan sudah sesuai dengan sunnah?Memang,dakwah salaf, untuk mengajak kembali kepada Al-Quran dan Sunnah mulai tersebardi Sumbar khususnya dan sumatera tengah pada umumnya semenjak 2 abad yang laluyaitu setelah 3 orang pemuka masyarakat yang pulang haji mereka itu, HajiSumanik, Haji Piobang dan Haji Miskin. Mereka telah memimba ilmu dari mesjidilharam, dari guru-gurunya disana pada zaman syeikh Muhammad Abdul Wahhab. Merekainilah yang menyebarkan dakwah salafiyah. Namun dakwah mulai menurun setelahtertangkapnya Imam Bonjol. Dan alhamdulillah pemahaman ini dilanjutkan oleh masyarakatyang dekat dengan organisasi Muhammadiyah. Disamping itu pemahaman kesufian dantarikat masih banyak ditemukan di Sumatera Barat ini,.Dewasaini, pengetahuan masyarakat sumbar dengan aqidah yang benar dan ibadah yangsesuai dengan sunnah sangatlah dangkal. Pemahaman aqidah terkadang bercampuraduk dengan adat kebiasaan. Seperti berdoa dengan membakar kemenyan,menyembelih ayam dan mengoleskan darahnya ke perkayuan rumah, atau tiang utamadari rumah gadang, atau menanam kepada kerbau di jembatan dan lainnya.

Semuaini adalah bentuk syirik kepada Allah. Disamping itu, ada diantara mereka yangmengagungkan kuburan, terkhusus kuburan Syeikh Burhanuddin di Ulakan Pariaman,Tuanku Solih Sungai Sarik (pariaman), syeikh Haji Sa'id di Bonjol (Pasaman),Syeikh Taram di Taram ( Payakumbuh), Syiekh Abdul Wahhab di Sijunjung. Apa yangdilakukan di kuburan ini? Di antaranya ada yang tawaf di kuburan, berdo'a danmeminta tolong serta minta berkah. Menjadikan tanah kuburan untuk jimat,penyubur tanaman di kebun dan sawah. Bersafar ke sana pada waktu-waktu tertentu. Masih banyaklagi perbuatan yang menyelisihi aqidah yang dilakukan di tempat-tempat itu.Masyarakatperkotaan dan daerah yang maju pendidikannya, ingin menjadi moderen. Maju bakkapal yang kencang melaju. Keinginan mencari kemegahan dunia selalu diimpikan.Sehingga sebagian orang memandang, orang yang baik dan sukses orang yang banyakharta, walaupun agamanya tipis. Orang yang agamanya baik, ta'at dan mengikutisunnah jika kondisinya miskin, tidak punya uang, kurang diperhatikan dandihargai. Sedikit demi sedikit budaya malu mulai terkikis dari diri generasimuda, malahan sampai kepada generasi 40 tahun ke atas. Kebanyakannya pengenbergaya dengan bermacam bentuk gaya.Berpakaian ketat, membentuk kelukan tubuh marak dikalangan mereka, sehingga pakaianmenutup aurat secara syar'I termasuk aneh. Maka benarlah apa yang dikatakannabi, Islam itu muncul terasa asing, dan akan kembali terasa asing.Kondisiagama di Padang Pariaman dan sekitarnya, lebih didominasi oleh kesufian danpemahaman tarikat.
Khutbah jum'atnya berbahasa Arab yang tidak dipahami oleh parapendengar. Kehidupan sehari-hari jauh dari sunnah dan dari menghidupkan sunnah.Perayaan-perayaan agama yang tidak disyariatkan sangat marak dilakukan, hal inisemua memanggil kita untuk bersemangat berdakwah. Al-Haq(Al-Quran dan Sunnah ) adalah cahaya yang akan menerangi gelapnya kebatilan.Ilmu dengan kitab dan sunnah adalah cahaya yang akan menerangi gelapnyakebodohan.
Sunnah adalah cahaya yang akan menerangi gelapnya bid'ah. Hal initidak akan bisa terwujud kecuali dengan belajar agama yang benar danmenyebarkannya. Olehkarena itu, sudah mestinya Sumatera Barat memilik pondok Pesanteren Salaf yangakan menyebarkan segala cahaya, sehingga menerangi kegelapan yang menyelungisebagian daerah ini. Ini adalah tekat kami dari Yayasan Dar El Iman Padang,yaitu mewujudkan satu komplek pendidikan Islamiy Salafiy. Kami di yayasan,sebelum bulan Ramadhan 1430 H ini telah mulai menjajaki tanah untuk mewujudkankeinginan ini.Kamimengajak kaum muslimin, untuk saling bahu membahu mewujudkan keinginan kitaini, apalagi setelah terjadinya gempa yang menimpa Sumatera Barat. Semogadibalik musibah ini, Allah menyimpan ribuan rahasia yang semuanya adalahkebaikan bagi Islam dan muslimin.Semogatulisan ini bermanfaat, wa billahi taufiqWassalamu'alaikumPadang, 7Okt 2009. Akhukumfillah : Muhammad Elvi Syam, Lc.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar