Selamat datang di Blog ini

Menebar Dakwah Salafiyyah, Ahlus Sunnah wal Jamma'ah

Selasa, 05 Februari 2013

SUNGGUH HIDAYAH ADALAH SESUATU YANG TAK TERNILAI HARGANYA ..

Hidayah tak bisa dibeli dengan emas dan uang..
Hidayah adalah karunia bagi hamba pilihan..
Maka sungguh amat beruntunglah mareka yang di beri hidayah oleh Allah Ta’ala
Ikhwah fillah…
Ada dua Hidayah yang merupakan kenikmatan terbesar, sampai-sampai ada seorang ulama yang tidak tahu mana yang lebih utama..
Ya… dua hidayah itu adalah hidayah masuk Islam dan hidayah mengikuti sunnah…
Ikhfah fillah…http://bantahansalafytobat.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif?m=1207340914g
Betapa banyak manusia yang tidak mendapat kedua hidayah tersebut..
Betapa banyak manusia yang tidak mendapat hidayah masuk Islam dan menjadi orang kafir, naudzubillah,
Ada juga orang yang mendapat hidayah Islam, namun ia terhalang mendapat hidayah mengikutri sunnah..

Sungguh suatu kenikmatan yang tiada ternilai ketika seorang diberi taufiq dan hidayah untuk memeluk Islam dan mengenal serta mengikuti sunnah nabi ‘alaihis sholatu wassalam..
Kalau ada yang bertanya berapakah harga hidayah tsb, maka cobalah anda menawarkan seorang yang sudah merasakan nikmatnya 2 hidayah ini untuk keluar darinya dengan iming-iming imbalan dunia, 1 miliar, 1 triliyun dsb…?
Niscaya mereka akan menolaknya karena teramat mahalnya hidayah tsb..
Hidayah pertama yaitu mengucapkan 2 kalimat syahadat adalah pintu menuju surga, sebanyak apapun dosanya, masih ada kemungkinan diampuni dan masuk surga, namun mereka yang tidak masuk islam, maka surga haram baginya..
Hidayah kedua adalah mengikuti sunnah, berakidah, bermanhaj sebagaimana para pendahulu kita. Mengikuti salafusholih, menjadi ahlussunnah, ahlul hadits, ahlul atsar, firqotunnajiyah, ath-thoifah al mansurah, Alghuraba, berpegang teguh dengan Al-qur’an dan As-sunnah sesuai dengan pemahaman salafuna sholih. nikmat inilah yang akan menyelamatkan kita dari ancaman neraka, karena hanya satu golongan saja yang dijamin surga, sementara golongan yang menyimpang dari manhaj sahabat, ahlul ahwa wal bida’ wa dholal, maka mereka terancam dengan neraka naudzubillah…
Dari Anas bin Malik, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi 71 (tujuh puluh satu) golongan, dan sesungguhnya ummatku akan terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, yang semuanya berada di Neraka, kecuali satu golongan, yakni “al-Jama’ah.” Hadits ini dishahih-kan oleh Imam al-Albany dalam shahih Ibnu Majah no. 3227.
dalam Imam at-Tirmidzi disebutkan :
Ialah golongan yang mengikuti jejakku dan jejak para Shahabatku.”
Maka Ikhfah fillah …
Setelah kita diberi hidayah ini, apakah kita menjaganya dengan baik..?
Memang berpegang teguh diatas sunnah amat berat laksana memegang bara apai dan laksana orang asing, namun pahala besar menanti kita. pahala 70 sahabat menanti kita !!
Dan barang siapa yang dengan perantara dia seorang diberi petunjuk (oleh Allah) maka baginya pahala yang lebih baik dari unta merah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَوَاللَّهِ لأَنْ يُهْدَى بِكَ رَجُلٌ وَاحِدٌ خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ
Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.
HR. Bukhari no. 2942 dan Muslim no. 2406, dari Sahl bin Sa’ad



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar